Avtur Bisa Digunakan di Kendaraan? Ini Fakta yang Harus Anda Tahu!
|

Avtur Bisa Digunakan di Kendaraan? Ini Fakta yang Harus Anda Tahu!

Mitos 7: Avtur Tidak Akan Pernah Bisa Beku di Udara Dingin

data-sourcepos="77:1-77:158">Karena dirancang untuk pesawat terbang tinggi, ada anggapan bahwa Avtur tidak mungkin beku. Padahal, meskipun tahan suhu rendah, Avtur tetap bisa membeku.

Fakta: Avtur memiliki titik beku, meskipun sangat rendah. Untuk Jet A-1, titik bekunya adalah -47°C. Pada ketinggian jelajah pesawat komersial, suhu udara luar bisa mencapai -50°C atau lebih rendah. Dalam kondisi ini, Avtur berpotensi membeku.

Oleh karena itu, pilot harus memonitor suhu bahan bakar selama penerbangan, terutama pada ketinggian tinggi dan penerbangan jarak jauh. Jika suhu bahan bakar mendekati titik beku, pilot harus mengambil tindakan pencegahan, seperti:

  • Menurunkan Ketinggian: Udara di ketinggian yang lebih rendah biasanya lebih hangat. Menurunkan ketinggian pesawat dapat meningkatkan suhu bahan bakar dan mencegah pembekuan.
  • Mengubah Jalur Penerbangan: Pilot dapat mengubah jalur penerbangan untuk menghindari area dengan suhu udara yang sangat dingin.
  • Sistem Pemanas Bahan Bakar: Beberapa pesawat dilengkapi dengan sistem pemanas bahan bakar untuk menjaga suhu bahan bakar tetap di atas titik beku.
Baca Juga :  Uang Hilang Misterius? Bisa Jadi Transaksi Reversal Penyebabnya

Mitos 8: Avtur Bisa Disimpan Selamanya Tanpa Batas Waktu

Karena merupakan produk olahan minyak bumi, mungkin ada anggapan bahwa Avtur bisa disimpan selamanya. Namun, seperti produk lainnya, Avtur memiliki batas waktu penyimpanan.

Fakta: Avtur memiliki usia penyimpanan terbatas. Paparan terhadap udara, air, dan suhu ekstrem dapat mempercepat degradasi kualitas Avtur. Degradasi ini dapat menyebabkan:

  • Pembentukan Gum: Gum adalah endapan lengket yang dapat menyumbat sistem bahan bakar dan mengganggu aliran bahan bakar.
  • Pembentukan Partikulat: Partikulat adalah partikel-partikel kecil yang dapat mengotori bahan bakar dan merusak filter bahan bakar.
  • Penurunan Kualitas Bahan Bakar: Degradasi dapat menyebabkan penurunan kualitas bahan bakar secara keseluruhan, mengurangi efisiensi pembakaran dan performa mesin.

Untuk memastikan kualitas Avtur tetap terjaga selama penyimpanan, prosedur penyimpanan yang ketat diterapkan, termasuk:

  • Kondisi Penyimpanan Terkontrol: Avtur disimpan dalam tangki yang tertutup rapat dan terlindung dari paparan udara, air, dan suhu ekstrem.
  • Penggunaan Aditif: Aditif antioksidan dan stabilizer ditambahkan untuk memperlambat proses degradasi.
  • Sistem FIFO (First In, First Out): Prinsip FIFO diterapkan dalam penggunaan Avtur. Avtur yang pertama kali masuk ke penyimpanan juga yang pertama kali digunakan, untuk meminimalkan waktu penyimpanan dan risiko degradasi.
Baca Juga :  Didikan Orang Tua Sekaran dan Orang Tua Dulu, Apa yang Berubah?

Mitos 9: Harga Avtur Tidak Ada Hubungannya dengan Harga Tiket Pesawat

Harga tiket pesawat seringkali terasa mahal, dan banyak faktor yang mempengaruhinya. Muncul mitos bahwa harga Avtur tidak berpengaruh pada harga tiket pesawat. Ini tidak benar.

Fakta: Avtur adalah salah satu komponen biaya operasional terbesar maskapai penerbangan. Biaya bahan bakar dapat mencapai 30-40% dari total biaya operasional maskapai. Oleh karena itu, fluktuasi harga Avtur di pasar global sangat berpengaruh langsung pada harga tiket pesawat.

Ketika harga Avtur naik, maskapai penerbangan harus menanggung biaya operasional yang lebih tinggi. Untuk menutupi peningkatan biaya ini, maskapai mungkin melakukan beberapa hal, seperti:

  • Menaikkan Harga Tiket: Maskapai dapat menaikkan harga tiket pesawat secara langsung untuk mengkompensasi kenaikan biaya bahan bakar.
  • Menerapkan Fuel Surcharge: Maskapai dapat menerapkan biaya tambahan (fuel surcharge) pada harga tiket untuk mencerminkan fluktuasi harga bahan bakar.
  • Efisiensi Operasional: Maskapai juga terus berupaya meningkatkan efisiensi operasional, termasuk penggunaan pesawat yang lebih hemat bahan bakar dan optimasi rute penerbangan, untuk mengurangi dampak fluktuasi harga bahan bakar.
Baca Juga :  Tidur dan Gadget, Membangun Kebiasaan Tidur Sehat di Era Teknologi

Mitos 10: Avtur Itu Tidak Berbau, Sama Sekali Tidak Ada Aromanya

Mungkin ada yang mengira Avtur tidak berbau karena merupakan bahan bakar modern. Padahal, Avtur memiliki aroma khas.

Fakta: Avtur memiliki bau khas yang mirip dengan kerosin atau minyak tanah. Bau ini berasal dari struktur hidrokarbonnya yang serupa dengan kerosin. Meskipun bau Avtur tidak sekuat bensin, baunya tetap dapat tercium, terutama di area pengisian bahan bakar pesawat atau di dekat pesawat yang sedang mengisi bahan bakar.

Bau Avtur ini tidak berbahaya, namun dapat menjadi indikator adanya kebocoran atau tumpahan Avtur. Personel bandara dan teknisi pesawat yang bekerja di dekat Avtur biasanya sudah terbiasa dengan baunya.

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *