Kulit Kusam? Bisa Jadi Ini 5 Makanan ‘Musuh’ di Piringmu!
data-sourcepos="3:1-3:387">harmonikita.com – Kulit glowing menjadi impian banyak orang, terutama di era media sosial yang dipenuhi dengan filter dan standar kecantikan yang tinggi. Berbagai produk skincare bermunculan dengan janji kulit cerah, bebas jerawat, dan awet muda. Namun, tahukah kamu bahwa rahasia kulit glowing bukan hanya tentang apa yang kamu oleskan di wajah, tetapi juga apa yang kamu masukkan ke dalam tubuhmu?
Yup, makanan yang kamu konsumsi ternyata memiliki dampak besar pada kesehatan dan penampilan kulitmu. Beberapa makanan dapat menjadi ‘musuh’ bagi kulit glowing, memicu jerawat, mempercepat penuaan, dan membuat kulit kusam. Sebaliknya, ada pula makanan yang berperan sebagai ‘sahabat’ kulit, memberikan nutrisi penting untuk menjaga kulit tetap sehat dan bercahaya.
Nah, dalam artikel ini, kita akan membahas lebih dalam tentang bagaimana makanan dapat memengaruhi kulitmu, ‘musuh’ di piring yang harus kamu hindari, dan ‘sahabat’ kulit yang wajib kamu konsumsi untuk mendapatkan kulit glowing yang diidamkan. Siap untuk memiliki kulit sehat dan bercahaya dari dalam ke luar? Yuk, simak ulasan lengkapnya!
Makanan ‘Musuh’ Kulit Glowing
Sebelum membahas tentang makanan yang baik untuk kulit, penting untuk mengenali ‘musuh’ di piringmu yang dapat merusak kesehatan kulit. Berikut beberapa jenis makanan yang sebaiknya kamu batasi atau hindari:
1. Makanan Tinggi Gula
Gula mungkin terasa manis di lidah, tetapi berdampak buruk bagi kulitmu. Konsumsi gula berlebih dapat memicu proses glycation, yaitu proses di mana molekul gula menempel pada protein kolagen dan elastin, serat yang menjaga kulit tetap kencang dan elastis. Akibatnya, kolagen dan elastin menjadi rusak dan kaku, menyebabkan kulit kehilangan elastisitasnya, muncul keriput, dan tampak kusam.
Selain itu, gula juga dapat memicu peradangan dalam tubuh, yang dapat memperburuk kondisi jerawat dan mempercepat penuaan kulit. Contoh makanan tinggi gula yang perlu diwaspadai antara lain:
- Minuman manis: soda, jus kemasan, minuman energi
- Makanan olahan: kue, permen, cokelat, es krim
- Makanan tinggi karbohidrat olahan: roti putih, nasi putih, pasta
2. Makanan Berlemak Jenuh dan Trans
Lemak jenuh dan trans, yang umumnya ditemukan dalam makanan olahan dan gorengan, dapat meningkatkan produksi sebum atau minyak di kulit. Kelebihan sebum dapat menyumbat pori-pori, memicu timbulnya jerawat dan komedo.
Selain itu, lemak trans juga dapat memicu peradangan dalam tubuh dan merusak sel-sel kulit, mempercepat proses penuaan. Contoh makanan yang mengandung lemak jenuh dan trans antara lain:
- Gorengan: ayam goreng, kentang goreng, donat
- Makanan cepat saji: burger, pizza, hot dog
- Daging olahan: sosis, nugget, kornet
- Makanan ringan: keripik kentang, crackers
3. Produk Susu
Meskipun susu merupakan sumber kalsium yang baik, beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi susu sapi dapat memicu jerawat pada beberapa orang. Hal ini diduga karena susu sapi mengandung hormon dan faktor pertumbuhan yang dapat merangsang produksi sebum.
Jika kamu sering mengalami jerawat setelah mengonsumsi susu, cobalah untuk mengurangi konsumsinya atau beralih ke alternatif susu nabati seperti susu almond, susu kedelai, atau susu oat.
4. Alkohol
Alkohol bersifat diuretik, artinya dapat membuat tubuh kehilangan cairan. Dehidrasi dapat membuat kulit tampak kering, kusam, dan mempercepat munculnya kerutan. Selain itu, alkohol juga dapat memicu peradangan dan merusak sel-sel kulit.
5. Makanan Tinggi Garam
Konsumsi garam berlebih dapat menyebabkan tubuh menahan cairan, yang dapat membuat wajah tampak bengkak dan sembab. Selain itu, garam juga dapat menarik kelembapan dari kulit, membuatnya kering dan kusam.